Rasa bangga hadir kembali bagi warga Kota Bandung. Hal
ini karena semenjak dipimpin oleh Ridwan Kamil, Kota Bandung berhasil meraih
kembali Piala Adipura untuk yang kedua kalinya. Ini menunjukkan komitmen
pemerintah dan warganya dalam kebersihan dan lingkungan hidup di Kota Bandung
mendapat apresiasi. Piala Adipura untuk Kota Bandung diserahkan langsung oleh
Wakil Presiden Indonesia M. Jusuf Kalla didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan
Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Pemberian penghargaan ini dilakukan pada acara
Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Nasional tahun 2016, di lapangan depan
Istana Siak di Jalan Sultan Syarif Kasim, Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak,
Riau, Jumat, 22 Juli 2016. "Alhamdulillah Kota Bandung mendapat Adipura
Kirana. Piala kedua untuk Adipura ini menandakan perubahan dan konsistensi
terus dilakukan," kata Ridwan. Ridwan Kamil bersyukur. Sebab, berkat kerja
sama dan dukungan seluruh komponen masyarakat, predikat kota Adipura bisa
dipertahankan kembali. "Ini adalah kerja keras semua orang, dari petugas
sampah, RT, RW, lurah, camat, SKPD, BPLH, PD Kebersihan, sampai semua warga
Bandung," ucap lakilaki yang akrab disapa Kang Emil ini. Selain itu, kerja
keras dan anggaran untuk meraih penghargaan ini tidak sedikit. Ridwan
mengatakan, untuk menjaga kebersihan Kota Kembang itu, Pemkot Bandung memiliki
6.000 petugas kebersihan yang terdiri atas 1.500 petugas kebersihan, 1.500
petugas gorong-gorong, serta 1.500 petugas ketertiban untuk gerebek sampah di
sungai dan petugas penyiram tanaman.
Dana yang dikeluarkan untuk mendapat Piala Adipura Kirana
diperkirakan 40 persen dari dana yang digelontorkan dalam Program Inovasi
Pemberdayaan Pembangunan Kewilayahan (PIPPK) sebesar Rp 200 miliar. Ridwan
Kamil berharap prestasi meraih Piala Adipura dua kali berturut-turut ini tidak
membuat semua warga Bandung terlena dalam mempertahankan kebersihan dan tata
kelola lingkungan hidup yang baik. "Mudah mudahan etos kerja dan
pembiasaan bersih lingkungan ini menjadi budaya.
Ada atau tidak ada Adipura, kita harus tunjukkan
kebersihan adalah kebudayaan Kota Bandung," ujarnya. Sementara itu,
Direktur Utama PD Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana Hadimin, di
tempat terpisah menyatakan, Kota Bandung berhasil mempertahankan Piala Adipura
dua tahun berturutturut. Hal ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan
untuk warga Kota Bandung. Menurut Deni, dalam dua tahun terakhir, kota berjuluk
Parijs Van Java ini sudah jauh lebih bersih, nyaman, dan asri. Sehingga,
setelah melalui proses yang panjang dan melelahkan, pada 2015 lalu Kota Bandung
berhasil meraih Piala Adipura untuk kelas Kota Metropolitan. Kesuksesan ini
tidak menjadikan Kota Bandung puas sampai penghargaan Adipura saja. Tetapi
target lainnya yang berhubungan untuk perbaikan kebersihan kota sebaiknya terus
dilakukan untuk menuju kota bertaraf internasional. Salah satu, program
unggulan tersebut adalah pembuatan pembangkit listrik tenaga sampah yang sudah
dicanangkan jauh-jauh hari. PLTSA (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) merupakan
target pembangunan bagi kota Bandung . Ridwan Kamil berharap bahwa pembangunan
PLTSa ini dapat terlaksana untukmemberikan solusi terhadap penanganan sampah di
Kota Bandung.
Infrastruktur pembangkit PLTSa , diharapkan mampu
menangani sampah yang ada di Kota Bandung, dan PLTSa ini ramah lingkungan.
Penghargaan lainnya yang diraih Kota Bandung tahun ini adalah: 1.Piala Adipura
Kirana Pemerintah Kota Bandung menerima penghargaan Piala Adipura Kirana yang
diserahkan oleh Wakil Presiden RI., Jusuf Kalla yang didampingi Menteri
Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI., Siti Nurbaya Bakar pada Pembukaan Hari
Lingkungan Hidup se-Dunia tingkat Nasional tahun 2016 di Lapangan Depan Istana
Siak Riau, Jumat (22/7/2/2016) Adipura Kirana merupakan penghargaan yang
penilaiannya dititikberatkan pada kota yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi
melalui trade, tourism, and investment yang berbasis pengelolaan lingkungan
hidup. 2. Piala Adiwiyata Mandiri Penghargaan untuk tingkat SMP, diraih oleh
Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Bandung. juga menerima Penghargaan Piala
Adiwiyata Mandiri yang diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla pada
Pembukaan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tingkat Nasional tahun 2016.
Adiwiyata Mandiri merupakan penghargaan yang diberikan
kepada sekolah sekolah yang dinilai berhasil mendidik siswa menjadi individu
yang bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup. 3.Tanda Kehormatan
Satyalencana Pembangunan 2016 Penghargaan Satyalencana Pembangunan 2016 kepada
Ridwan Kamil atas jasanya dalam memimpin Kota Bandung, yang berhasil menjadi
pusat distribusi regional tempat berkumpulnya semua aktivitas perdagangan,
industri dan jasa bagi daerah sekitarnya. Penghargaan ini diberikan pada acara
Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-69 di Halaman Kantor Gubernur Jambi, Kamis
(21/7). Tanda Kehormatan Satyalencana Pembangunan tahun 2016 yang disematkan
langsung oleh Presiden RI., Joko Widodo. (Sumber: MediaBatununggalBerani edisi
2)
